PILDACIL: I Love Qur'an (DACIL 4)

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى اَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَ الْاِسْلَامِ، وَ الصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَى اَشْرَفِ الْاَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ اَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya, kita masih sempat hadir di tempat yang penuh berkah ini. Shalawat menyertai salam kita kirimkan atas Baginda Nabiyullah Muhammad SAW—manusia terbaik, contoh agung, dan panutan bagi kita semua.

InsyaAllah, pada kesempatan yang mulia ini, tema yang akan saya bawakan adalah: I Love Qur’an.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Allah SWT berfirman dalam pembukaan Surah Al-Baqarah:

الٓمٓ ١ ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ ٢

Bayangkan, suatu saat nanti ketika manusia berkumpul di Padang Mahsyar. Semua orang diliputi ketakutan luar biasa karena satu per satu amalannya akan dihisab. Semua berteriak ketakutan mencari pertolongan.

Di tengah kebingungan dan kepanikan itu, muncul sesosok makhluk Allah yang sangat bersih dan bercahaya. Ia menghampiri orang-orang pilihannya dan mengajak mereka menuju surga. Mengapa ia datang menolong? Sebab, Rasulullah SAW telah bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

"Bacalah Al-Qur'an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat (penolong) bagi para pembacanya." (HR. Muslim)

Hadirin wal Hadirat Rahimakumullah,

Setelah orang-orang pilihan itu masuk ke dalam surga dengan selamat, makhluk bercahaya itu berkata: "Tahukah kalian siapa aku? Aku adalah sesuatu yang paling kamu cintai di dunia. Setiap hari kamu membacaku, di mana pun kamu berada kamu selalu bersamaku. Akulah jelmaan dari Al-Qur'an."

Orang-orang itu tercengang menatapnya dengan penuh rasa haru. Al-Qur'an kemudian berkata, "Wahai kekasih Allah, karena kamu mencintaiku di dunia, maka atas izin Allah aku diperintahkan untuk memberikan syafaat bagimu hingga kamu selamat." Betapa bahagianya mereka yang menjadikan Al-Qur'an sebagai kekasih hatinya.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Kisah ini adalah pengingat bagi kita semua. Ayo, kita cintai Al-Qur'an! Kita baca dan hiasi hari-hari kita dengannya. Dengan mencintai Al-Qur'an, insyaAllah kita akan selamat dunia dan akhirat.

Namun sebaliknya, jangan sampai kita menjauhi Al-Qur'an, apalagi meninggalkannya. Rasulullah SAW memperingatkan bahwa Al-Qur'an bisa menjadi penuntut yang menyeret kita ke dalam api neraka jika kita mengabaikannya. Naudzubillahi min dhalik.

Sebagai penutup, perhatikan pantun berikut:

Tukang koran naik sepeda,

Tukang sayur naik kereta.

Kalau Qur’an jarang dibaca,

Awas, nanti masuk neraka.

Saudara hadirin seiman seakidah yang berbahagia,

Mungkin sampai di sini saja perjumpaan kita, mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian. Usikum wanafsi bitaqwallah.

Wabillahi Taufik Wassa’adah.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Sumber: BUKU SAKU KUMPULAN MATERI DACIL (DAKWAH CILIK) EDISI 4

Penyusun: KM. AHMAD SYUKUR, S.Pd

0 Komentar